Tokoh Masyarakat Imbau Dukung Polri Agar Pilkada Aman di Sultra

6
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – H. Junaid, seorang tokoh masyarakat Mandonga, mengajak warga Kota Kendari untuk tetap memelihara persatuan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pemilihan kepala daerah beberapa bulan mendatang.

Dalam sebuah pertemuan silaturrahmi di salah satu rumah warga, Junaid menyoroti banyaknya calon yang mulai bermunculan, membawa sejuta harapan untuk terpilih. Namun, ia juga mengingatkan potensi gesekan antar pendukung yang harus diantisipasi sejak dini.

“Mari kita dukung dan bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Kendari. Bersama-sama kita ciptakan situasi kamtibmas yang aman serta menolak segala bentuk tindak kriminal agar aktivitas masyarakat dan pembangunan Kota Kendari dapat berjalan dengan tertib dan aman,” tandasnya.

Di tempat yang berbeda, Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra, AKBP Seplhanus Eko, A.Md.Par., S.M., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan jelang pesta demokrasi. Ia menyoroti potensi perpecahan akibat perbedaan pilihan politik dan penyebaran berita palsu yang bisa merusak hubungan antar sesama.

“Jelang pesta demokrasi ke depan berpotensi merenggangkan silaturrahmi di antara kita. Namun, sejak dini mari kita bahu-membahu menciptakan iklim yang damai menuju pemilihan kepala daerah beberapa bulan lagi,” ujar AKBP Seplhanus. Ia juga menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga negara.

Kerjasama antara tokoh masyarakat dan Polri diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai jelang pesta demokrasi serta mencegah konflik yang dapat merugikan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat silaturrahmi dan komunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terpancing oleh isu-isu provokatif yang berpotensi menimbulkan konflik sosial-politik,” tambah AKBP Seplhanus.

Dengan kolaborasi yang solid antara masyarakat dan aparat keamanan, Kota Kendari diharapkan dapat melalui masa-masa pemilihan dengan aman dan damai, serta terus melanjutkan pembangunan dengan stabilitas yang terjaga. (red)