Temukan Titik Rawan Longsor di Hulu Sungai Jeneberang, KPL Celomenk Jadwalkan Penanaman Pohon

39
Dengarkan Versi Suara

 

RAIJurnal.com, GOWA – Kelompok Pemerhati Lingkungan (KPL) Celomenk jadwalkan penanaman pohon di kawasan Gunung Bawakaraeng.

Hal tersebut kata Koordinator Lapangan Penanaman Pohon, Hasbi Asshiddiq, merupakan langkah taktis dari hasil temuan saat melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng pada 5-7 Januari 2024 lalu.

“Saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Bawakaraeng, tepatnya di hulu Sungai Jeneberang, kami menemukan sejumlah titik rawan longsor,” ujarnya, Ahad (28/1/2024).

Untuk itu pria yang akrab disapa Abeeq ini mengatakan tidak tinggal diam akan hal tersebut.

“Saat pendakian itu, saya bersama Arput RH, Echy K, Amy dan Kink memang bukan dalam rangka observasi. Namun di depan mata ada sesuatu yang harus disikapi. Kemudian kami bersepakat untuk melakukan penanaman pohon di lokasi tersebut,” katanya.

Abeeq juga menduga titik rawan longsor ini imbas dari longsor yang terjadi pada 2004 silam dan juga pasca terjadinya kebakaran hutan pada 17 Oktober 2023 lalu.

Senada dengan hal itu, Amy menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini kader KPL Celomenk akan melakukan penanaman pohon di lokasi tersebut.

“In syaa Allah tanggal 8 sampai 11 Februari mendatang, kami akan melakukan penanaman pohon. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Kabupaten Gowa, PT Vale, PT Semen Tonasa serta berbagai pihak lainnya untuk menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Pria yang berdomisili dan menjadi aktivis lingkungan di Parepare ini menambahkan bahwa timnya akan menyiapkan ratusan bibit pohon untuk kegiatan ini.

“Sedikitnya ada 500 bibit pohon yang akan kami tanam di lokasi itu. Semoga apa yang kami perbuat ini nantinya akan bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dan juga kebaikan bagi manusia,” kata Amy.

Penulis: Aji Atari Ghadin
Foto-foto: Abeeq