Fakta Hasil MotoGP San Marino 2022: Bagnaia Geser Rekor Stoner, Kans Quartararo Terancam

40
Dengarkan Versi Suara

RAIJURNAL.COM – Simak beberapa fakta hasil MotoGP San Marino 2022, Minggu (4/9/2022) yang dimenangkan oleh pembalap asal Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia.

Pembalap asal Italia itu memenangkan MotoGP San Marino 2022 dengan catatan waktu 41 menit 43.199 detik.

Bagnaia secara brilian mampu unggul tipis atas Enea Bastianini (Gresini Ducati) dengan selisih waktu 0,034 detik saja.

Pembalap Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia (tengah), pembalap Italia Ducati Gresini Racing Enea Bastianini (kiri) dan pembalap Spanyol Aprilia Racing Maverick Vinales merayakan di podium setelah balapan MotoGP San Marino di Misano World Sirkuit Marco-Simoncelli di Misano Adriatico pada 4 September 2022. (Filippo MONTEFORTE / AFP)

Keberhasilan Bagnaia menjuara MotoGP San Marino 2022 membuat dirinya layak dianggap sebagai pesaing kuat dalam perburuan gelar juara musim ini.

Dibelakang Bagnaia dan Bastianini, ada Maverick Vinales (Aprilia Racing) yang berhasil menyelesaikan balapan di urutan ketiga.

Posisi keempat sampai kelima secara berurutan ditempati oleh Luca Marini (VR46 Ducati), Fabio Quartararo (Monster Yamaha), dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Berkaca dari hasil MotoGP San Marino 2022, persaingan antar pembalap dalam memperebutan gelar juara MotoGP 2022 tampaknya makin seru dan menarik sampai seri terakhir nantinya.

Berikut ini beberapa fakta menarik yang mewarnai hasil MotoGP San Marino 2022 yang telah dihimpun Tribunnews dari berbagai sumber:

Fakta menarik pertama yakni soal keberhasilan Bagnaia menyapu bersih empat balapan terakhir dengan kemenangan beruntun.

Pembalap asal Italia secara menawan mampu menyelesaikan balapan pada urutan terdepan di empat seri terakhir MotoGP 2022.

Keempat seri yang berhasil dimenangkan Bagnaia mulai dari MotoGP Assen, MotoGP Inggris, MotoGP Austria, dan MotoGP San Marino.

Berkat empat kemenangan tersebut, Pecco berhasil mengukir kemenangan kesepuluh dalam 20 balapan terakhirnya di MotoGP.

Pebalap penguji Ducati asal Australia, Casey Stoner, sedang berada di garasi saat sedang menjalani tes pramusim pertama MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, 2 Februari 2016. (MIRCO LAZZARI SP/GETTY IMAGES)

Tak hanya itu, kemenangan empat race beruntun itu membuat Bagnaia sukses melampaui rekor pendahulunya, Casey Stoner.

Pembalap yang akrab disapa Pecco itu menjadi pembalap pertama Ducati yang sukses menorehkan empat kemenangan beruntun, mengalahkan rekor Casey Stoner dengan tiga kemenangan beruntun.

Fakta menarik kedua soal dominasi tak terbantahkan Ducati yang kembali menguasai balapan pada musim ini.

Setelah menempatkan empat wakilnya pada balapan MotoGP Austria 2022 di Sirkuit Red Bull Ring, dua pekan lalu.

Ducati kembali mendominasi seri balapan MotoGP San Marino 2022 dengan menempatkan tiga wakilnya di posisi lima besar.

Bahkan, dua diantaranya berada di posisi terdepan yakni Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Enea Bastianini (Gresini Ducati).

Pemandangan tersebut seakan mempertegas dominasi dan perkembangan dominasi dari tim Ducati dalam mengarungi kompetisi balapan MotoGP edisi musim ini.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (kiri) melihat dari balik bahunya ke arah Jack Miller (belakang kanan) pada 6 Agustus 2022. (ADRIAN DENNIS / AFP)

Dan fakta menarik yang ketiga soal terancamnya kans Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) mempertahankan gelar juaranya pada musim ini.

Meskipun masih memimpin puncak klasemen dengan 211 poin, posisi Quartararo masih belum aman.

Apalagi torehan empat kemenangan beruntun yang diukir Pecco membuat Quartararo wajib sepenuhnya waspada.

Kini, jarak Quartararo dengan Pecco Bagnaia hanya terpaut 30 poin saja.

Dengan menyisakan lima balapan lagi, persaingan memperebutkan gelar juara MotoGP 2022 antara Quartararo dan Bagnaia musim ini sepertinya akan semakin menarik nantinya. (tribun)