KPM Sultra Minta Kepolisian Jaga Kamtibmas di Wilayah Baubau

71
Dengarkan Versi Suara
(Foto/Ist)

 

RAIJurnal.com, BAUBAU – Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (KPM-Sultra) menggelar aksi di depan Mapolda Sultra, Jumat (28/1/2022).

Massa aksi mendesak Polda Sultra untuk segera berkoordinasi dengan Polres Baubau untuk melakukan penyisiran di wilayah Kanakea.

KPM Sultra juga dengan lugas menantang Kapolres Baubau agar lebih reaktif terhadap insiden yang berulang kali terjadi di Kota Baubau, khususnya di wilayah Kanakea.

Kordinator aksi, Risaldi mengatakan kalau di wilayah Kanakea, Kecamatan Batupoara, Kota Baubau beberapa tahun terakhir telah terjadi beberapa insiden yang diawali dari kasus pemukulan, penikaman hingga berujung korban jiwa.

“Beberapa pekan lalu terjadi bentrok yang berujung pada penikaman masyarakat setempat dan hal itu jelas dapat membuat kambtimas menjadi tidak kondusif,” ujarnya.

Kejadian Serupa Sering Terulang

Hal seperti itu kata dia yang tidak diinginkan, akan tetapi faktanya beberapa tahun terakhir ini kejadian serupa terulang lagi dan anehnya sering terjadi di wilayah Kanakea.

“Penanganan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Sultra khususnya di Kota Baubau selama ini cenderung belum optimal, untuk itu Polda Sultra harus mengubah strategi penanganan kejahatan dari pendekatan yang cenderung bersifat pre-emtif menjadi penanganan kejahatan yang lebih represif,” kata Risaldi.

Ia menambahkan bahwa dengan munculnya kelompok-kelompok preman, sangat jelas telah menebar ancaman ketakutan dan keresahan di kalangan masyarakat Kota Baubau karena dalam aksinya mereka tidak segan-segan berlaku sadis sampai dengan tega membantai korban tanpa rasa kemanusiaan.

“Sudah menjadi tupoksi kepolisian untuk menjaga kambtimas tetap kondusif di wilayah hukum masing-masing,” ucapnya.

(Foto/Ist)

Ia berharap Polres Baubau mampu melakukan upaya pencegahan secara maksimal sebagaimana UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Tupoksi Kepolisian di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, agar kejadian serupa tidak terjadi terus menerus di wilayah Kanakea.

Kepada awak media, Risaldi menyebut bahwa KPM Sultra sangat mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam merespons perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap aksi premanisme dan pungutan liar di wilayah Indonesia.

“Langkah yang diambil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangatlah tepat dengan menginstruksikan jajarannya bergerak cepat menindak tegas aksi premanisme yang menjadi atensi khusus dari Presiden Jokowi, sehingga kapolda dan kapolres yang belum bertindak akan ditegur,” katanya.

Risaldi juga meminta kepolisian, khususnya Polres Baubau untuk hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi terhadap permasalahan aksi premanisme, sehingga kepolisian dapat lebih mudah dalam menangkap dan memberantas premanisme yang meresahkan masyarakat.(*)