Pemkot Makassar Kebut Program Bantuan RTLH, Target 105 Rumah

37
Dengarkan Versi Suara
Ilustrasi program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (Foto/Int)

 

RAIJurnal.com, MAKASSAR – Program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kota Makassar sedang dikebut. Hingga akhir tahun 2021, targetnya menyasar 105 rumah.

Bantuan ini terdiri dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kota Makassar. Dengan masing-masing bantuan, 65 rumah dari DAK dan 40 rumah dari APBD untuk 2021 ini.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Nirman Mungkasa mengatakan, bantuan dari anggaran DAK diberikan dalam bentuk dana tunai. Sedangkan bantuan dari APBD diberikan dalam bentuk material.

“Nilainya juga berbeda. Kalau untuk bantuan dari DAK nilainya Rp20 juta. Kalau dana dari APBD nilainya Rp15 juta per rumah,” ujar Nirman, Ahad (31/10/2021).

Nirman memaparkan, bantuan dari DAK tersebut terdiri dari Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Tetapi tetap bergantung dari penerima. Mereka juga bisa tidak menggunakan jasa tukang.

“Kalau dari APBD semua dalam bentuk material. Jadi ada tim verifikasi yang lakukan peninjauan, kemudian material yang dibutuhkan untuk membuat rumahnya layak, itulah yang kita berikan,” katanya.

Penggunaan bantuan ini kata Nirman, tetap diawasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan bantuan. Juga sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyaluran bantuan RTLH.

“Untuk tahun ini mereka sudah ada pembayaran. Sudah hampir 100 persen. Kita berharap tahun ini semua selesai karena sudah mulai jalan penerimanya memperbaiki rumahnya,” kata dia.

Penulis: Athar