Kadikbud Sultra Pamerkan Sistem Perau Gadik di KMP LAN RI

83
Dengarkan Versi Suara
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Asrun Lio (kanan) foto bersama di depan stand pameran inovasi di KPM LAN RI, Makassar. (RAIJurnal/Kink Kusuma Rein)

 

RAIJurnal.com, MAKASSAR – Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN RI menggelar Pameran Inovasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan IX, Rabu (15/9/2021).

Pameran yang dilaksanakan di Auditorium Hasanuddin KMP LAN RI Makassar tersebut diikuti peserta pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX 2021.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Asrun Lio menjadi salah satu peserta pada pameran tersebut.

Kiri ke kanan: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Nur Endang Abbas, Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN Makassar, Andi Taufik dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Asrun Lio. (RAIJurnal/Kink Kusuma Rein)

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Asrun Lio terpilih masuk ke dalam tim penyusunan policy brief yang beranggotakan sembilan orang dari total peserta sekitar 60 orang, dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX 2021.

Pada pameran tersebut, Asrun Lio memamerkan Proyek Perubahan Perau Gadik Dinas Pendidikan & Kebudayaan Sulawesi Tenggara.

“Perau Gadik adalah akronim dari Penataan dan Pemerataan Guru dan Tenaga Kependidikan. Sistem informasi ini digunakan untuk memetakan dan mendistribusikan guru PNS secara merata sesuai dengan aturan dan kebutuhan pada satuan pendidikan,” ujarnya kepada RAIJurnal, Rabu (15/9/2021).

Kiri ke kanan: Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Sulawesi Selatan, Andi Mirna, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Nur Endang Abbas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Asrun Lio. (RAIJurnal/Kink Kusuma Rein)

 

Perau Gadik kata dia mentransformasi pola pendistribusian guru dan tenaga kependidikan PNS dari cara manual/konvensional menjadi sistem elektronik.

“Output dari sistem ini yakni terlaksananya sistem informasi penataan dan pemerataan guru dan tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan di Sulawesi Tenggara. Sementara outcomenya untuk meningkatnya kualitas pendididikan di Sulawesi Tenggara, khususnya dalam pemenuhan standar nasional pendidikan dalam penyediaan guru dan tenaga kependidikan”, kata lulusan S3 The Australian National University (ANU) Canberra ini.

Penulis: Azzahra Arumi Zaky